spbu77
dewi111
ina777
pg111
jago77
koko111
sayap333
gempa77
sanca99
ijo77
netronixtv.net
maxwin888.online
ratutogel.cc

Dahlia777 Official Indonesia – Situs Resmi Anti Phising Terbaru


RAJALANGIT777Official Indonesia – Situs Resmi Anti Phising Terbaru


Rekomendasi MC888APK Game Mobile Android dengan Gameplay Paling Asik


Pilihan APK RP99Game Mobile Ringan dengan Grafis Keren dan Lancar


GGG888 >> Jasa Pengembangan Website dan Aplikasi Profesional
    Solusi digital yang fleksibel kini tersedia bersama GGG888, menghadirkan pengembangan website, aplikasi perusahaan, sistem informasi, optimasi performa, tampilan profesional, serta dukungan teknis yang membantu bisnis berkembang lebih efektif di berbagai platform.
    PROGRESIVE JACKPOT

    GGG888 >> Jasa Pengembangan Website dan Aplikasi Profesional

    Copyright ©2026, FW66 Situs Slot Gacor

    GGG888 >> Jasa Pengembangan Website dan Aplikasi Profesional

    Solusi digital yang fleksibel kini tersedia bersama GGG888, menghadirkan pengembangan website, aplikasi perusahaan, sistem informasi, optimasi performa, tampilan profesional, serta dukungan teknis yang membantu bisnis berkembang lebih efektif di berbagai platform.

    Persib Bandung meminta sanksi yang diterima Beckham Putra karena melakukan selebrasi yang dianggap memprovokasi suporter tuan rumah saat laga melawan Persija Jakarta pada pekan ke-23 Liga 1 Indonesia di Stadion Candrabhaga, Bekasi, Minggu (16/2), dicabut.

     

    Hal ini dikatakan oleh Direktur Olahraga PT Persib Bandung Bermartabat Adhitia Hermawan saat ditemui awak media di Jakarta, Rabu.

     

    Saat bertemu dengan awak media, Adhitia menanggapi sanksi yang diberikan kepada Beckham dengan tiga opsi yang bisa dipertimbangkan oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Opsi pertama yang ia katakan adalah mencabut sanksi itu karena ia menilai tak ada unsur provokasi dari pemainnya tersebut.

     

    "Ada tiga opsi yang mungkin bisa dipertimbangkan. Yang pertama dicabut secara penuh karena kami tidak merasa ada unsur provokasi di gerakan Beckham," kata Adhitia.

     

    Baca juga: Persib ajukan banding atas sanksi selebrasi Beckham Putra

     

    Pada pertimbangan pertama ini, Adhitia juga meminta Komdis merinci maksud selebrasi yang berbau provokasi. Dalam kasus Beckham, Adhitia tak melihat unsur provokasi itu karena pemain 23 tahun itu melakukannya bersama rekan satu tim, bukan ditunjukkan kepada suporter lawan.

     

    "Apakah gerakan tangan itu provokasi atau tidak karena kalau kita melihat mengacu ke semua, Cole Palmer, itu tidak ada yang provokasi. Terus kami juga sampaikan di surat banding kami adalah Beckam itu tidak ada satu gerakan atau mimik atau ucapan yang mengarah ke suporter. Jadi tolong dibantu definisi provokasinya apa," kata Adhitia menjelaskan.

     

    Pertimbangan kedua yang diminta Persib, Adhitia meminta Komdis meninjau ulang hukuman yang diterima Beckham yang menerima hukuman larangan bermain sebanyak tiga pertandingan. Padahal, berdasarkan Kode Disiplin PSSI tahun 2023 Pasal 55 tentang "Memprovokasi penonton", disebutkan bahwa hukuman yang ditetapkan adalah dua pertandingan.

     

    Baca juga: Beckham Putra bicara soal peta persaingan Liga 1 Indonesia 2024/25

     

    "Yang kedua, kalaupun dan hanya jikalaupun memang dianggap sebagai provokasi ngomongin unsur provokasi kenapa hukumannya itu tiga pertandingan, karena mengacu pasal 55 Komdis 2023 kalau gak salah itu dua pertandingan, kenapa Beckham tiga, apa pertimbangannya," kata Adhitia.

     

    Untuk pertimbangan ketiga, Adhitia mengatakan "Opsi yang ketiga adalah diberikan, tidak ada perubahan, tapi tolong tidak dilakukan di match berikutnya langsung. Nah itu yang kami coba banding". Hingga saat ini, Persib masih menunggu balasan dari Komisi Banding.

     

    Sanksi ini sudah membuat Beckham absen pada pertandingan melawan Madura United di Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu (22/2).

     

    Pada laga selanjutnya, Persib akan melawan Persebaya pada akhir pekan ini, Sabtu (1/3) pukul 20.30 WIB, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.